Jumat, 09 Desember 2011

keadaan koperasi indonesia saat ini

Perkembangan koperasi indonesia mengalami pasang surut didalam sejarahnya.  Perkembangan koperasi indonesia  ini memiliki runag lingkup usaha yang berbeda-beda dari waktu ke waktu bergantung pada kondisi lingkungan bangsa indonesia. Perkembangan koperasi indonesia terjadi sesuai perubahan zaman dan kebutuhan.

Perkembangan koperasi indonesia berbeda jauh dengan perkembangan pada bidang lain. Yaitu sama-sama menuju perubahan lebih baik. Mengubah sistem yang tidak baik disesuaikan dengan keadaan yang   sedang terjadi. Perubahan atau perkembangan koperasi indonesia tidak lantas terjadi tanpa alasan. Semua dilakukan agar sistem perkopereasian indonesia yang merupakan warisan bangsa penjajah menjadi lebih baik dan beralih ke sistem pribumi yang lebih indonesia.

Dalam perkembangan koperasi indonesia, koperasi serba usaha melakukan langkah-langkah sebagai penyedia  barang-barang keperluan produksi dengan kegiatan simpan pinjam.  Koperasi serba usaha juga melakukan kegiatan penyediaan barang –barang untuk memenuhi keperluan konsumsi bersama-sama dengan usaha simpan pinjam dan sebagainya. Hadirnya berbagai jenis koperasi  yang ada diindonesia , merupakan bentuk nyata dari perkembangan koperasi indonesia itu sendiri.
                                      
Kondisi  koperasi di indonesia pada tahun 2011
Secara historis pengembangan koperasi di Indonesia yang telah digerakan melalui dukungan kuat program  pemerintah yang telah dijalankan dalam waktu lama, dan tidak mudah ke luar dari kungkungan pengalaman ter­sebut. Jika semula ketergantungan terhadap captive market program menjadi sumber pertumbuhan, maka pergeseran ke arah peran swasta  menjadi tantangan baru bagi lahirnya pesaing-pesaing usaha  terutama KUD.
Seperti yang dikatakan Menteri Negara Koperasi dan UKM, Syarif Hasan, pada hari Selasa (12/7) yang saya dapatkan infonya dari nasional.contan.co.id bahwa jumlah koperasi di Indonesia meningkat 5,31% dibanding tahun lalu. Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan sampai Juni 2011 total koperasi di Indonesia mencapai 186.907 unit. “Kita melihat perkembangan kinerja koperasi selama setahun ini cukup mengembirakan,” terang Menteri Negara Koperasi dan UKM tersebut.
Dari 186.907 unit koperasi itu, memiliki 30.472 anggota dengan volume usaha sebesar Rp 97.276 triliun serta modal sendiri mencapai Rp 30,10 triliun. Dibandingkan dengan Desember 2008 angka pertumbuhan koperasi mencapai 20,6%. Kementerian Negara Koperasi dan UKM berharap, pertumbuhan koperasi yang tinggi akan berkontribusi terhadap perekonomian negara. Terutama dalam dalam penyerapan tenaga kerja dan pembayaran retribusi termasuk pajak unit-unit usaha koperasi.
Pertumbuhan jumlah koperasi ini seiring dengan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 19 bank yang per 30 Juni 2011 ini juga mengalami peningkatan. Sejak diluncurkan 2007 lalu sampai 30 Juni 2011 realisasi penyaluran KUR sudah mencapai Rp 49,9 triliun untuk 4,804.100 debitur. Adapun target penyaluran KUR tahun 2011 sebesar Rp 20 triliun kepada 991,542 debitur.

sumber:
www.anneahira.com
http://wordpress.com

Rabu, 09 November 2011

KOPERASI KREDIT CU CEMARA LESTARI

A. Sejarah
Koperasi kredit Cemara Lestari didirikan pada tanggal 15 Juli 2000. Koperasi ini pertama kali didirikan di gereja Santo Markus di Jl. Kerinci. Awal didirikannya koperasi ini karena adanya keprihatinan antar sesama umat gereja, karena banyak dari mereka yang terlilit hiutang dengan rentenir.Pada tahun 2008, koperasi kredit Cemara Lestari ini telah memiliki bangunan sendiri dengan luas 80M2 yang berdiri diatas tanah seluas 144M2 di Jl. Tole Iskandar No. 61. Koperasi kredit Cemara Lestari ini khusus melayani simpan-pinjam saja dan tidak dapat unit usaha di dalamnya.

B. Visi dan Misi
Visi :
Kopdit Celesta adalah lembaga keuangan terpercaya sahabat masyarakat depok timur dan sekitarnya, di kelola secara profesional berlandaskan nilai-nilai dan prinsip koperasi serta ramah dalam pelayanan.
Misi :
Mengajak masyarakat sebanyak mungkin untuk menjadi anggota kopdit Celesta guna mewujudkan ketangguhan ekonomi bersama melalui:
  • Pelayanan simpan uang dengan aman berbunga kompetitif
  • Pelayanan pinjaman uang dengan mudah, cepat dan bunga terjangkau
  • Pelayanan konsultasi keuangan
C. Kepengurusan
Pengawas terdiri dari :
1. ketua
2. Sekretaris
3. Anggota
Pengurus terdiri dari :
1. Ketua
2. Wakil Ketua
3. Bendahara
4. Sekretaris
5. Anggota

Karena seluruh pengurus koperasi bekerja, maka mereka menggunakan jasa manajemen yang terdiri dari:
1. Manajer, mencakup bidang keuangan
2. Bagian pinjaman
3. Bagian administrasi (Teller)
4. Bagian Administrasi (Penagihan)

D. Keanggotaan
Hingga bulan September tahun 2011 jumlah anggota Kopdit Celesta adalah 820 orang.

Syarat menjadi anggota:
  1. Harus mempunyai itikad baik
  2. Sanggup Menaati peraturan serta pola kebijakan yang berlaku
  3. Mengisi formulir pendaftaran dan melengkapinya dengan  foto copy KTP dan kartu keluarga yang masih berlaku, pas foto ukuran 2x3 dua lembar
  4. Direkomendasikan oleh anggota lain 
  5. Menyetor kontribusi berupa :                                                                                                               - Uang pangkal + biaya pendidikan (sekali saja)     Rp.  50000                                                            - Simpanan pokok (sekali saja)                             Rp.100000                                                             - Simpanan wajib per bulan                                    Rp.  20000                                                            - Simpanan sukarela (semampunya sampai dengan maksimal 10% dari total asset)                                - Premi dana sosial per tahun                                  Rp.  20000
E. Waktu pelayanan 
Senin-Jumat  : Pkl. 09.00-16.00 wib
Sabtu            : Pkl. 09.00-14.00 wib
Minggu pagi  : Seusai Misa Kudus ( Di Sekretariat Paroki dengan Bp. Th.Sadadi)

F. Jasa pelayanan
1. Simpanan
- Simpanan Pokok
- Simpanan Wajib
- Simpanan Sukarela
- Simpanan Kapitalisasi
- Layanan Unggulan :
 1. Sikhujang (Simpanan Khusus Berjangka)
 2. Sibuhar (Simpanan Bunga Harian)
 3. Simapan (Simpanan Masa Depan)
 4. Sidaun (Simpanan Dana Pensiun)
 5. Simpanan Peduli Kasih
 6. Simpanan Ziarah/Wisata rohani

2. Pinjaman
- Pinjaman Biasa
- Pinjaman Darurat
- Pinjaman Khusus
- Pinjaman Investasi
- Pinjaman Sadar Hari Tua

Kelompok :
  • Shintia Ayu I
  • Fitriani Vonna
  • Norma D.A
  • Desty M

KOPERASI KREDIT / CU CREDIT UNION

Koperasi kredit adalah sebuah lembaga keuangan yang bergerak di bidang simpan pinjam yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya, dan yang bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya sendiri..

Koperasi kredit memiliki tiga prinsip utama yaitu:
  1. asas setia kawan (pinjaman hanya diberikan kepada anggota), dan
  2. asas swadaya (tabungan hanya diperoleh dari anggotanya)
  3. asas pendidikan dan penyadaran (membangun watak adalah yang utama; hanya yang berwatak baik yang dapat diberi pinjaman).
  Koperasi kredit ini biasanya muncul atas   prakarsa dan mufakat sekelompok orang yang merasa mempunyai kesamaan kebutuhan dan kepentingan untuk menggerakkan suatu modal bersama, terutama yang berasal dari simpanan untuk dipinjamkan diantara sesama  mereka,  dengan  tingkat  bunga  yang  memadai  sesuai  dengan  kesepakatan bersama pula. Pinjaman dapat diberikan atas dasar keperluan darurat, usaha produktif (niaga atau investasi), atau untuk keperluan kesejahteraan para anggota.

Pada  mulanya  penanganan  koperasi  kredit      berpijak  pada  pengaturan  ekonomi rumah  tangga  para  anggota.  Semakin  baik  dan  telaten  pengaturan  ekonomi  rumah tangga,  semakin    berkembang     koperasi  kreditnya,  karena   tabungan    koperasi  kredit biasanya berasal dari penghematan dan efisiensi dalam penataan pengeluaran rumah tangga para anggotanya.   

 Dalam pendidikan awal atau pendidikan dasar ini para calon anggota  mendapat orientasi tentang penataan masalah-masalah ekonomi rumah tangga, cara menabung, meminjam,    uang   pangkal,  simpanan    pokok,  simpanan    wajib,  simpanan   sukarela, angsuran pinjaman, bunga, denda, sisa  hasil usaha, pencocokan antar buku anggot dengan   catatan  yang   ada  di bendahara    (kartu simpanan    dan  pinjaman   anggota), termasuk    aspek-aspek    yang    oleh  ibu-ibu   penggerak    Koperasi   kredit  disebut TUKKEPAR, yakni tujuan pinjaman, Kemampuan mengembalikan pinjaman, Kerajinan menabung,  Prestasi  dan  Partisipasi  dalam  kegiatan-kegiatan  koperasi  kredit.

sumber : www.smecda.com/deputi7/file_makalah/06_10_Koperasi_Kredit.pdf

Kamis, 13 Oktober 2011

Tugas Manajemen Sumber Daya Manusia (Pengalaman Kerja)

Pengalaman diriku
Pada bulan juli 2010 saya mencoba untuk mencari pengalaman kerja, kemudian saya mengirim lamaran dan cv ke sebuah perusahaan di bidang perdagangan yaitu foodmart matahari, setelah saya mengirim lamaran tak lama kemudian saya dapat panggilan untuk interview  atau wawancara. Di sana saya ditest psikontes  untuk masuk diperusahaan tersebut. Setelah itu saya dipanggil oleh supervisior perusahaan tersebut untuk di wawancarai dengan baik.
Setelah beberapa hari kemudian, saya ditelephon untuk datang lagi ke perusahaan tersebut dan bertemu dengan supervisior dan diberitahu bahwa saya diterima di perusahaan foodmart matahari dan diposisikan sebagai kasir. Sebelum saya mulai kerja, saya harus menandatangani kontrak kerja selama 1 bulan.
Hari pertama saya masuk kerja, saya diberi pengarahan oleh supervisior foodmart matahari dan sebelum saya terjun langsung  kearea saya diberi pengetahuan yang sebelumnya saya tidak tahu apa-apa setelah diberi tahu saya menjadi tahu bagaimana pekrjaan tersebut. Saya merasakan mendapat pengalaman yang begitu bermanfaat untuk diri saya. Setelah berkerja selama 1 bulan saya mendapatkan gaji sebesar Rp.1290.000 dan perkerjaan sayapun berakhir. Saya merasa sedih dan senang karena mendapatkan pengalaman yang sangat berharga bagi saya.