|
NORMA DWI ANDRAWINA
Lenteng Agung
Tel : 08388709502
Email : Normaandrawina@gmail.com
Profile
An adaptable and responsible graduate
seeking an entry-level position in Accounting which will utilise the Finance and
Accounting skills developed through my involvemen.
During my degree I successfully combined
my studies with work and other commitments showing myself to be
self-motivated, organised and capable of working under pressure. I have a
clear, logical mind with a practical approach to problem solving and a drive
to see things through to completion. I enjoy working on my own initiative or
in a team. In short, I am reliable, trustworthy, hardworking and eager to
learn and have a genuine interest in Financial Economic.
|
|
THE AVERAGE ......
Personal Statement
I am an energetic and enthusiastic
person who enjoys a challenge and achieving personal goals. My present career
aim is to work within IT because I enjoy working with computers, I enjoy the
environment and I find the work interesting and satisfying. The opportunity
to learn new skills and work with new technologies is particularly attractive
to me.
|
|
|
|
AND THE UGLY!
Personnel Statement
I am a dynamic individual with excellent
teamworking and comunication skills.
I would like job in business. |
Tugas Kuliah
Kamis, 27 Maret 2014
Senin, 25 November 2013
bisnis online yang bermasalah
Bisnis online yang bermasalah
Salah satu bisnis di Facebook yang menarik perhatian saya adalah promo
barang elektronik berharga murah, khususnya Macbook, Sona dan BB. Gadget-gadget
ngetop pelengkap status 94uL & bikin penggunanya ngehits seketika.
Barang-barang ini dijual di banyak online shop Facebook dengan harga super
murah. Can you imagine a 4 mio IDR Appolo Macbook? So damn cheap, if we
compare it to the official price & guaranteed products of course.Saya penasaran, kok bisa menekan harga sampai segitu murah? Dapet garansi
nggak? Apa barangnya palsu? Terlebih lagi.. ini penipuan bukan? Beberapa
pertanyaan ini terjawab dari toko-toko yang jelas-jelas menerangkan bahwa
barang-barangnya didapat dari black market (BM) alias masuk secara
ilegal. Maka pertanyaan bertambah: kok bisa dan kok berani terang-terangan
melanggar hukum?
Pertanyaan yang saya lempar di Twitter
pada suatu malam ternyata menarik perhatian banyak teman dan segera menjadi
diskusi panjang. @hertju cerita suatu saat dia
pernah ingin memesan ke online shop. Barang baru bisa dikirim setelah transfer
dilakukan, wajar sih ya? Tapi saat Hertju bilang ingin lihat langsung tokonya,
mereka menolak. Padahal sama-sama berdomisili di Pangkal Pinang. Kebanyakan
online shop yang jual barang-barang elektronik begini berdomisili di Batam. Rupanya,
kata “Batam” ini sendiri jadi jaminan mutu bagi para konsumen yang ingin dapat
harga murah dari BM.
Tips-tips bertransaksi dengan aman:
- Sering-sering crosscheck dulu kalau mau transaksi. Kalau di Kaskus alhamdulillah belum pernah ngalamin (@deewardani)
- Untuk transaksi di Kaskus, lebih baiklihat barangnya dulu kalo beli barang elektronik
- Perlu adanya sosialisasi tentang bisnis online tersebut
- Bisa juga cek di kantor perwakilan ekspedisinya misal JNE, kira-kira mereka pernah nggak mengirim barang elektronik atas nama toko OL di FB tersebut
- Biasanya korban malas menuntut kalau jumlahnya nggak terlalu besar. Tapi kalau nggak salah, sekarang ada fasilitas untuk withdraw transfer yang bermasalah.
Bisnis yang beretika dan Analisisnya
Bisnis yang Beretika :
Amir mengambil kredit untuk modal usahanya. Dia menggunakan uang pinjaman tersebut untuk menjalankan usahanya dengan sungguh-sungguh. Setelah sekian waktu usahanya mulai menampakkan hasil dan meraih keuntungan yang mana Amir mampu untuk menyeelesaikan kwewajibannya melunasi pinjaman sebelum waktu yang telah disepakati. Hal ini membuat perusahaan peminjaman senang melihat
Analisis :
Amir mengambil kredit untuk modal usahanya. Dia menggunakan uang pinjaman tersebut untuk menjalankan usahanya dengan sungguh-sungguh. Setelah sekian waktu usahanya mulai menampakkan hasil dan meraih keuntungan yang mana Amir mampu untuk menyeelesaikan kwewajibannya melunasi pinjaman sebelum waktu yang telah disepakati. Hal ini membuat perusahaan peminjaman senang melihat
Analisis :
Etika sebagai rambu-rambu dalam suatu kelompok masyarakat akan dapat
membimbing dan mengingatkan anggotanya kepada suatu tindakan yang terpuji (good
conduct) yang harus selalu dipatuhi dan dilaksanakan. Etika di dalam bisnis
sudah tentu harus disepakati oleh orang-orang yang berada dalam kelompok bisnis
serta kelompok yang terkait lainnya.
BISNIS YANG TAK BERETIKA DAN ANALISISNYA
Contoh Kasus Tentang Bisnis yang Tidak Beretika
Analisis
Raksasa
perangkat jaringan mobile Ericsson melayangkan gugatan terhadap pembuat ponsel
Samsung Electronics. Gugatan ini diajukan karena Samsung dituduh telah
melanggar hak paten. “Kami sudah melayangkan gugatan hukum kepada Samsung
terkait pelanggaran hak paten di Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Belanda,”
kata Ase Lindskog, juru bicara Ericsson. Menurut Lindskog, pihaknya telah
melakukan negosiasi besar dengan Samsung terkait pembaharuan lisensi.
“Kesepakatan mereka dengan kami telah berakhir sejak 31 Desember tahun lalu,”
ujarnya lagi. Masalahnya, Samsung masih memakai paten ponsel yang tidak
berlisensi lagi. Ketika dikonfirmasi, juru bicara Samsung di Seoul masih enggan
mengomentari masalah ini. Entah iri atau ingin menjatuhkan rival, yang jelas
kasus pelanggaran paten dan perlawanan legal lainnya sudah sering bahkan biasa
terjadi di sektor teknologi. Bisa jadi karena perusahaan telah menghabiskan
banyak dana untuk penelitian dan pengembangan (R&D).
b.Banyak
sebenarnya kalau dilihat dari segi produk bisnis yang tidak beretika, mulai
dari bahan formalin pada pembuatan makanan bahkan pengawetan hewan laut,
pembuatan terasi yang menggunakan bahan yang sudah berbelatung, ayam tiren
[mati kemaren], penggunaan pewarna tekstil untuk makanan dan masih banyak lagi.
Analisis
Dalam dunia
bisnis sering kali perusahaan melakukan banyak cara agar memenangkan persaingan
termasuk dengan cara pelanggaran hak paten. Banyak alasan mengapa sebuah
perusahaan melakukan pelanggaran hak paten. Penyebabnya bisa jadi karena
perusahan telah menghabiskan banyak dana untuk penelitian dan pengembangan,
takut kalah dari persaing, dan lain-lain. Pelanggaran yang dilakukan pihak
Samsung sangatlah tidak baik, mengingat telah berakhirnya kesepakatan antara
Samsung dan Ericsson. Hal ini sangat merugikan Ericsson karena Ericsson telah
melakukan penelitian dan pengembangan yang memakan banyak biaya serta waktu
yang tidak sedikit. Dampaknya bagi Ericsson adalah para investor akan mencabut
penanaman modalnya yang mengakibatkan Ericsson akan mengalami kerugian besar.
Sebaiknya jangan hanya karena keuntungan semata kita merugikan orang lain, agar
mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya, kita melakukan hal yang dapat
merugikan orang lain. Berbisnislah dengan cara yang benar dan sesuai etika
bisnis. Semoga bisnis-bisnis di Indonesia tidak hanya memikirkan laba saja tapi
juga keselamatan dan kenyamanan konsumennya.
Senin, 07 Oktober 2013
Kasus Etika dalam Bisnis
Analisis
Arti Etika
Untuk menganalisis arti-arti etika, dibedakan menjadi dua jenis etika (Bertens, 2000):
1. Etika
sebagai Praktis
a.
Nilai-nilai dan norma-norma moral sejauh dipraktekkan atau justru tidak
dipraktekkan walaupun seharusnya dipraktekkan.
b. Apa yang
dilakukan sejauh sesuai atau tidak sesuai dengan nilai dan norma moral.
2. Etika
sebagai Refleksi
a. Pemikiran
moral à berpikir tentang apa yang dilakukan dan khususnya tentang apa
yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.
b. Berbicara
tentang etika sebagai praksis atau mengambil praksis etis sebagai objeknya.
c. Menyoroti
dan menilai baik buruknya perilaku orang.
d. Dapat
dijalankan pada taraf populer maupun ilmiah.
Ada 3
jenis masalah yang dihadapi dalam Etika yaitu
1.
Sistematik
Masalah-masalah
sistematik dalam etika bisnis pertanyaan-pertanyaan etis yang muncul mengenai
sistem ekonomi, politik, hukum, dan sistem sosial lainnya dimana bisnis
beroperasi.
2. Korporasi
Permasalahan
korporasi dalam perusahaan bisnis adalah pertanyaan-pertanyaan yang dalam
perusahaan-perusahaan tertentu. Permasalahan ini mencakup pertanyaan tentang
moralitas aktivitas, kebijakan, praktik dan struktur organisasional perusahaan
individual sebagai keseluruhan.
3. Individu
Permasalahan
individual dalam etika bisnis adalah pertanyaan yang muncul seputar individu
tertentu dalam perusahaan. Masalah ini termasuk pertanyaan tentang moralitas
keputusan, tindakan dan karakter individual
Sumber :
Teori Etika Bisnis
Pengertian etika bisnis
Pengertian
Etika Berdasarkan Bahasa
Menurut
bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang
berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama
filsafat yang
mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar
dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep
seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep
etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika
terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika) (id.wikipedia.org).
Etika bisnis
memiliki padanan kata yang bervariasi, yaitu (Bertens, 2000):
1. Bahasa
Belanda à bedrijfsethiek (etika perusahaan).
2. Bahasa Jerman à Unternehmensethik (etika usaha).
3. Bahasa Inggris à corporate ethics (etika korporasi).
2. Bahasa Jerman à Unternehmensethik (etika usaha).
3. Bahasa Inggris à corporate ethics (etika korporasi).
Pengertian
Etika Bisnis
Etika bisnis
merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini
berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan,
institusi, dan perilaku bisnis (Velasquez, 2005).
Dalam
menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain
adalah:
1.
Pengendalian diri
2.
Pengembangan tanggung jawab social (social responsibility)
3.
Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya
perkembangan informasi dan teknologi
4.
Menciptakan persaingan yang sehat
5.
Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
6.
Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi)
7. Mampu
menyatakan yang benar itu benar
8.
Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan
pengusaha ke bawah
9. Konsekuen
dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama
10.
Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah
disepakati
11. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang
dituangkan dalam suatu hokum positif yang berupa peraturan perundang-undangan
Perkembangan
Etika Bisnis
Berikut
perkembangan etika bisnis menurut Bertens (2000):
1. Situasi
Dahulu
Pada awal
sejarah filsafat, Plato, Aristoteles, dan filsuf-filsuf Yunani lain menyelidiki
bagaimana sebaiknya mengatur kehidupan manusia bersama dalam negara dan
membahas bagaimana kehidupan ekonomi dan kegiatan niaga harus diatur.
2. Masa
Peralihan: tahun 1960-an
ditandai
pemberontakan terhadap kuasa dan otoritas di Amerika Serikat (AS), revolusi
mahasiswa (di ibukota Perancis), penolakan terhadap establishment (kemapanan).
Hal ini memberi perhatian pada dunia pendidikan khususnya manajemen, yaitu
dengan menambahkan mata kuliah baru dalam kurikulum dengan nama Business
and Society. Topik yang paling sering dibahas adalah corporate
social responsibility.
3. Etika
Bisnis Lahir di AS: tahun 1970-an
sejumlah
filsuf mulai terlibat dalam memikirkan masalah-masalah etis di sekitar bisnis
dan etika bisnis dianggap sebagai suatu tanggapan tepat atas krisis moral yang
sedang meliputi dunia bisnis di AS.
4. Etika
Bisnis Meluas ke Eropa: tahun 1980-an
di Eropa
Barat, etika bisnis sebagai ilmu baru mulai berkembang kira-kira 10 tahun
kemudian. Terdapat forum pertemuan antara akademisi dari universitas serta
sekolah bisnis yang disebutEuropean Business Ethics Network (EBEN).
5. Etika
Bisnis menjadi Fenomena Global: tahun 1990-an
tidak
terbatas lagi pada dunia Barat. Etika bisnis sudah dikembangkan di seluruh
dunia. Telah didirikan International Society for Business, Economics,
and Ethics (ISBEE) pada 25-28 Juli 1996 di Tokyo.
Sumber : disini
Langganan:
Komentar (Atom)